Jumat, 13 Agustus 2010

Hari Kedua Pemilihan Guru Berprestasi Nasional Tahun 2010

Pada hari kedua Pemilihan Guru Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional tahun 2010, sejak pukul 07.00, seluruh peserta mengikuti tes kepribadian. Sesi pertama pada tes kepribadian peserta mengerjakan 550 soal, sedangkan sesi kedua 100 soal.

Setelah itu peserta menyusun skenario pembelajaran atau RPP dalam waktu yang sangat singkat.

Bertempat di ruang-ruang yang bernamakan candi, para peserta sesuai dengan tingkatannya bersiap-siap wawancara dan presentasi Karya Tulis Ilmiah. Sebagaian peserta tampak tegang meskipun baru mengambil undian penampilan.

Rata-rata peserta dinilai oleh delapan juri.

Semoga lancar, amiin!

Kamis, 12 Agustus 2010

Hari Pertama Pemilihan Guru Berprestasi Nasional Tahun 2010 di Jakarta

Perhelatan Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2010 yang akan berlangsung selama sepekan, 12 s.d. 18 Agustus 2010, semalam dibuka secara resmi Wakil Sementara Dirjen PMPTK, Prof. Suyanto. Acara yang diadakan di Hotel Grnd Sahid Jaya Jakarta tersebut tidak hanya diikuti oleh 132 guru (33 guru TK, 33 SD, 33 SMP, dan 33 SMA yang merupakan wakil masing-masing provinsi), tetapi juga diikuti oleh 133 guru PLB (pendidikan Luar Biasa), dan 66 guru berdedikasi/daerah terpencil/daerah khusus (masing-masing provinsi 2 guru).

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Bapak dasuki, menjelaskan bahwa tahun ini adalah tahun ke delapan pemilihan guru berprestasi yang pada masa awalnya bernama guru teladan. Diharapkan, guru berprestasi saat ini perpaduan antara prestasi dan keteladanan.

Sementara itu, Prof. Suyanto dalam sambutannya yang disampaikan dalam komunikasi yang cukup segar, menyampaikan bahwa pendidikan di Indonesia saat ini belum optimal. Contoh sederhana yang diberikan, pembelajaran di sekolah belum membiasakan kepada siswa untuk berani bertanya ataupun menjawab. Menurutnya, seorang guru harus dapat mendidik budaya yang baik bagi siswanya, menyebarkan virus keberanian agar siswa berani berbicara, menumbuhkan keingintahuan, dan mendorong siswa untuk berpikir kreatif. Profesor Suyanto membuka secara resmi kegiatan pemilihan Guru Berprestasi dan Berdedikasi dengan menyematkan tanda peserta.

Setelah itu, para peserta mengikuti tes pedagogik dan profesional.

Selasa, 20 Juli 2010

Bontang Juara Umum Pemilihan Guru Berprestasi Kaltim 2010

Gelaran Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2010 telah berakhir. Kegiatan berlangsung mulai tanggal 14-17 Juli di LPMP Samarinda (pembekalan) dan 18-20 Juli 2010 di Swiss-Belhotel Borneo Internasional Samarinda (kegiatan lomba).

Kegiatan dibuka dan ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, Musyahrim. Dalam sambutannya, Musyahrim memberikan apresiasi yang cukup baik kepada seluruh peserta dan akan melibatkan para finalis dalam berbagai kegiatan yang diadakan Dinas Pendidikan Kaltim. Selain hadiah berupa uang tabungan, para finalis juga akan diajak studi banding ke sekolah-sekolah favorit di Jawa.

Nanang Rijono, selaku ketua dewan juri, sebelum mengumumkan para juara, memberikan banyak masukan untuk perbaikan, baik bagi yang belum berhasil maupun yang akan mewakili Kaltim ke tingkat nasional.

Dalam even ini, Bontang layak berbangga karena menjadi yang terbaik, terutama dalam pemilihan guru berprestasi, tiga dari empat kategori, yaitu guru SD, SMP, SMA berhasil menjadi juara 1, sedangkan TK juara 3. Selengkapnya hasil lomba adalah sebagai berikut.

Juara Guru Berprestasi
TK: Juara 1 Kab. Kutai Timur/Kutim, 2 Kab. Kutai Kertanegara/Kukar, 3 Kota Bontang (Setyorini-TK Yabis), Harapan 1 Kota Balikpapan, Harapan 2 Kota Samarinda.
SD: Juara 1 Bontang (Sarbowi-SD 001 Bontang Selatan), 2 Samarinda, 3 Kutim, harapan 1-3 masing-masing Paser, Berau, Malinau.
SMP: Juara 1 Bontang (Abdul Hakim-SMP Yayasan Pupuk Kaltim), 2 Samarinda, 3 Balikpapan, Harapan 1-3 masing-masing Kutim, Malinau, Kukar.
SMA: Juara 1 Bontang (Ismuji-SMA Yayasan Pupuk Kaltim), 2 Samarinda, 3 Kukar, Harapan 1-3 masing-masing Balikpapan, Kutim, dan Kutai Barat/Kubar.

Juara Kepala Sekolah Berprestasi
TK: Juara 1 Samarinda, 2 Balikpapan, 3 Kubar, Harapan Kukar.
SD: Juara 1 Balikpapan, 2 Kutim, 3 Tarakan, Harapan 1-3 Samarinda, Bontang (Muhammad-SD 006 Bontang Selatan), dan Malinau.
SMP: Juara 1 Balikpapan, 2 Bontang (Sukisna-SMP YPVDP), 3 Kukar, Harapan 1-3 Kutim, Tarakan, Malinau.
SMA/SMK: Juara 1 Kutim (Idham Chalid-SMAN 1 Sangatta Utara), 2 Balikpapan, 3 Bontang (Miftachul Choir-SMAN 3), Harapan 1-2 Kubar dan paser.

Juara Pengawas Sekolah Berprestasi
TK/SD/SLB: Juara 1 Kukar, 2 Balikpapan, 3 Paser, Harapan 1-2 Samarinda dan Kubar.
SMP/MTs: Juara 1 Balikpapan dan 2 Kukar.
SMA/SMK: Juara 1 Samarinda, 2 Balikpapan, 3 Kukar, Harapan 1-2 Kubar dan Bontang (Jalaluddin).
Juara Gabungan SMP/SMA yang akan mewakili ke nasional adalah Samarinda.

Para juara 1 yang berjumlah sembilan orang (4 guru, 4 kepala sekolah, dan 1pengawas) akan maju ke tingkat nasional pada 12-18 Agustus 2010 di Hotel Sahid Jakarta. Selain lomba, pada tanggal 17 Agustus akan mengikuti Upacara Peringatan Hari Kemerdakaan (detik-Detik Proklamasi) di Istana.

Selamat, semoga suksse di tingkat nasional. Amin!

Berita terkait:
http://edukasi.kompas.com/read/2010/07/19/20014029/Siapa.Berprestasi..Rp.200.Juta.Menanti.

Jumat, 16 Juli 2010

Doa Pengharapan

Rabb!
Ku ingin pengharapan yang menyesak ini
menyeruak mekar
lalu aku memetiknya
dan membingkainya menjadi sejarah
yang tak hanya sebagai pewarna diri
tapi, aromanya semerbak dan tercium mereka
agar menjadi sejarah-sejarah baru
tidak hanya untukku
tapi untuk kami
Amiin!

Perjuangan = Esensi Hidup

Harapan adalah peletup semangat.
Selalu ada celah untuk merebutnya jika kita mau.
Selalu yakin bisa, meski di ujung perjalanan, pengharapan yang kita gadang belum tentu terwujud seperti yang kita inginkan.
Tetapi, harus kita sadari, segala proses perjuangan adalah esensi sejati dari kehidupan. Sementara hasil adalah bonus yang dicipta dan dianugerahkan Allah SWT atas keringat yang terlajur bergulir.
Tetap Fight! (Abdul Hakim)

Kamis, 15 Juli 2010

Pembekalan Guru, Kepsek, Pengawas Sekolah Berprestasi Tingkat Kaltim Tahun 2010

Sebanyak sepuluh kabupaten/kota se-Kaltim mengirimkan delegasinya dalam ajang Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Berprestasi Tahun 2010 yang diselenggarakan Dinas Provinsi Kaltim di Samarinda.Rangkaian kegiatan dimulai sejak 14 s.d. 20 Juli 2010.

Sebelum lomba dilaksanakan, para peserta terlebih dahulu diberi pembekalan di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP)Provinsi Kalimantan Timur pada 14 s.d. 18 Juli 2010. Kegiatan dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, Musyahrim, didampingi Ketua LPMP, Bambang Utoyo.

Dalam sambutannya, Musyahrim berharap para peserta akan menjadi penggerak pendidikan di masing-masing kabupaten/kota. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting karena dapat meningkatkan prestasi para pendidik dan sebagai upaya/bentuk penghargaan kepada para pendidik. Namun demikian, Musyahrim menyayangkan empat kabupaten/kota yang tidak berperan serta mengirimkan delegasinya dalam even ini, yakni PPU, Bulungan, Tanah Tidung, dan Nunukan.

Setelah pembekalan, pada 18 s.d. 20 Juli, para peserta akan mengikuti seleksi di Swissbelt Hotel Borneo Internasional Samarinda.

Bontang Mengirimkan Delapan Peserta


Kota Bontang, meskipun tidak lengkap, mengirimkan delapan peserta yang merupakan juara 1 di tingkat Bontang, yakni Setyorini (Guru TK Yabis), Sarbowo (Guru SD 001 Bontang Selatan), Abdul Hakim (Guru SMP Yayasan Pupuk Kaltim), Ismuji (Guru SMA Yayasan Pupuk Kaltim), Muhammad (Kepsek SD 06 Bontang Selatan), Sukisna (Kepsek SMP YPVDP), Miftachul Choir (Kepsek SMAN 3), dan Jalaluddin (Pengawas SMA). Tahun ini Bontang absen tidak mengirmkan kepala sekolah TK, pengawas SMP, dan pengawas TK/SD.

Selamat berlomba, semoga sukses!

Mengubah Lemah Semangat dengan 99 Kiat

Judul buku : Total Motivation
Penulis : Satria Hadi Lubis
Penerbit : Pro-You
Tahun : 2008
Tebal : 217 halaman

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS.13:11). Oleh karena itu, memotivasi diri untuk selalu dapat berbuat lebih baik (sukses) secara kontinue menjadi kunci yang sangat penting. Jangan menunggu termotivasi baru berbuat, tetapi berbuatlah, niscaya kita akan termotivasi. Sebab, sukses bukanlah hasil, tetapi Sukses adalah proses menuju keberhasilan.

Untuk mewujudkan sukses yang kita idamkan, tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Akan tetapi, fakta sejarah membuktikan umat manusia menorehkan berbagai prestasi yang sangat mengagumkan dalam berbagai bidang. Dan, semua prestasi itu terjadi karena motivasi yang tinggi dari pelakunya. Motivasilah yang bertanggung jawab membuat seseorang sukses atau gagal dalam hidup ini. Seseorang akan sukses jika ia mempunyai motivasi yang besar untuk meraihnya. Sebaliknya, jika tidak memiliki motivasi, maka kegagalanlah yang akan diterima.

Motivasi muncul dari otak manusia dan merupakan salah satu kerja otak. Motivasi merupakan gabungan dari berbagai faktor yang menyebabkan, menyalurkan, dan mempertahankan tingkah laku. Motivasi merupakan dorongan untuk melakukan sesuatu. Ia mampu membuat manusia untuk berbuat atau tidak berbuat.

Pada dasarnya setiap orang memiliki motivasi. Yang membedakan adalah tingkatan dan sasarannya. Oleh karena itu, setiap individu berpotensi mengaktualisasikan motivasi tersebut menjadi keberhasilan. Dengan catatan, hal tersebut dilakukan dengan semangat, visi, dan tindakan yang konsisten.

Motivasi mutlak diperlukan bagi setiap orang. Ia adalah pemicu awal yang harusnya ada pada setiap individu untuk mencapai kesuksesan. Tanpa motivasi, aksi hanya sekedar retorika. Tidak akan terwujud walau sering diucapkan dan dipikirkan. Orang sukses berbuat untuk berpikir, sedangkan orang gagal berpikir untuk berbuat. Orang gagal sekedar berpikir, tapi takut berbuat, sehingga akhirnya tak pernah berbuat.

Penulis menyebutkan sekurangnya terdapat empat belas urgensi mengapa kita perlu memotivasi diri sendiri. Selalu bersemangat , tekun dalam bekerja, tidak tergantung pada motivasi orang lain, selalu berinisiatif dan kreatif, dan produktif dalam bekerja adalah contoh-contoh implikasi positif bagi orang yang selalu memotivasi diri sendiri. Selain itu, tercapainya tujuan yang diinginkan, meraih tujuan lebih cepat, optimis terhadap masa depan, menikmati hidup dan pekerjaan, terhindar dari kesepian dan rasa jenuh, menunaikan kewajiban syar’i, melaksanakan sunnah rasul, dan memperoleh sukses di dunia dan akhirat adalah hal-hal yang akan diperoleh orang yang mampu memotivasi diri sendiri.

Di sisi lain, penulis yang dikenal sebagai konsultan Manajemen Kehidupan ini juga memberikan contoh hambatan memotivasi diri yang dapat dijadikan cermin bagi pembaca, apakah dia sudah atau belum berhasil mermotivasi diri. Beberapa hambatan memotivasi diri adalah kurangnya kepercayaan diri, cemas, opini negatif, perasaan tak ada masa depan, merasa tidak penting, tidak tahu apa yang terjadi, dan pengakuan (penghargaan) semu atau tidak tulus.

Buku ini ditulis sederhana, mudah dipahami, dan dipraktikkan. Bahkan, di bagian pendahuluan penulis memberikan semacam jaminan, seandainya pembaca sudah pernah membaca buku sejenis, maka buku ini akan memberikan wawasan tambahan. Jika pernah agagal, buku ini akan membangkitkan semangat Anda kembali untuk mecobanya dan menunjukkan jalan yang lebih mudah untuk melakukannya.

Selain mendapat energi positif, dengan membaca buku ini pembaca dapat melakukan tes mandiri dan mengetahui hasilnya secara langsung, misalnya dengan mengisi tes motivasi diri dan tes sumber motivasi.

Yang menjadi bagian penting dari buku ini adalah pada bagian kedua, yaitu 99 Kiat memotivasi Diri dan mengatasi Futur (Lemah Semangat) yang dibagi menjadi empat kiat. Pertama adalah kiat mental yang menjelaskan sebanyak 41 kiat, di antaranya cari manfaat perbuatan yang dilakukan, inventarisir berbagai dampak negatif jika mengerjakannya, baca buku-buku motivasi, visualisasikan tujuan secara konkret dan realistis, dll. Kedua,kiat spiritual yang memuat 16 kiat, salah satunya baca terjemahan Al Quran, terutama bagian-bagian yang menggugah semangat. Surat-surat yang bisa dibaca misalnya Ali Imran ayat 139, At Taubah (9), dll. Selain itu, melakukan sholat tahajjud dengan khusyuk adalah salah satu kiat agar selalu termotivasi. Ketiga, kiat emosi yang memuat 32 kiat. Curhat kepada orang terdekat adalah salah satu cara memotivasi diri jika mengalami patah semangat. Mengatakan kepada diri sendiri (bukan dalam hati, tetapi dengan suara) secara berulang, “Saya tidak boleh patah semangat!” juga dapat membangkitkan motivasi. Keempat adalah kiat fisik yang menjelaskan 10 kiat, contohnya melakukan olahraga, memperhatikan penampilan, menjauhi rokok, alkohol, dan obat-obtan terlarang. Selain itu, hindari makan terlalu kenyang dan usahakan asupan yang masuk ke dalam tubuh adalah makanan bergizi.

Secara umum, buku ini layak dibaca. Dengan memahami dan mempraktikkan 99 kiat yang digagas oleh Executive Director Life Management (training, consulting, dan coaching inovasi pemberdayaan manusia dengan konsep manajemen kehidupan) ini, insya-Allah pembaca dapat memotivasi diri sendiri yang merupakan bekal meraih sukses dunia maupun akhirat.
Abdul Hakim

Kamis, 14 Januari 2010

Adventure Rally Photo TNK: Jelajah Asyik Tumbuhkan Cinta TNK








Alkisah....

Minggu, 10 Januari 2010 adalah sebuah hari yang menyenangkan, menegangkan, dan melelahkan. Kami seluruh peserta Adventure Rally Photo Taman Nasional Kutai 2010, seratus peserta lebih, sejak pukul 06.00 telah bersiap dari KantorWalikota Bontang menuju TNK, Sangkimah, Kutai Timur. Hanya sekitar satu jam dua bus Pemkot Bontang membawa peserta dari Sangatta, Samarinda, Tenggarong, dan Bontang tentunya sampai di TNK. Dan, mulai pukul 08.00, petualangan segera dimulai.

Meski ini bukan perjalanan yang pertama, tapi sudah yang ketiga kali, saya tetap excited. Sebab, selain saya telah sangat rindu menghirup aroma tanah, sejuk udara, dan memikmati ddaun hijau di antara batang-batang pohon yang besar menjulang, kali ini ada ada ritual foto-memfoto. Tentu akan menjadi sebuah perjalanan yang berkesan dan menyenangkan.

Mengapa menengangkan? Karena semalam hujan mengguyur Kota Bontang dan sekitarnya, tentu termasuk TNK. Bahkan, sampai kami berangkat pun, rintik gerimis tipis masih menyertai. Tak pelak, saat kami menyusuri lintasan TNK harus ekstra hati-hati karena licin. Kalau tidak hati-hati, pasti tergelincir. Rute perjalanan pun menantang karena terdapat shelter, jembatan gantung, pos ulin raksasa yang berusia ribuan tahun dan merupakan salah satu pohon terbesar di Indonesia, jembatan gantung, sling, air tujuh putri, dan lain-lain. Soal melelahkan, ya itu konsekuensi logis dari sebuah perjalanan. Tak apalah, yang penting senang dan bisa ikut melihat langsung keadaan TNK untuk kemudian mengabarkannya kepada teman-teman facebooker, blogger, maupun masyarakat umum melalui tulisandan foto.


Laskar Cinta Taman Nasional Kutai


Saya cukup appreciated dengan panitia dari Kantor/Balai TNK yang mengadakan even untukpara fotografer ini. Buat saya, ini sebuah upaya positif yang murah, mudah, tetapi berefek sangat global. Sebab, panitia mengharuskan para peserta untuk update status saat rally dilaksanakan, upload foto, dan menulis blog. Selain itu, pemberian nama Laskar Cinta TNK pada peserta yang tertulis besar-besar di kaos pesertajuga sebuah ide kreatif. Salut deh!




Menyusuri TNK yang Eksotis

Buat Anda yang pernah menjelajah TNK, pasti sepakat bahwa TNK adalah sebuah tempat petualangan yang indah dan eksotis. Berbagai macam flora dan fauna ada di taman seluas seluas 198.629 ha ini. Tumbuhan yang di antaranya meranti (shorea sp.), benuang (octomeles sumatrana), kapur (dryobalanops sp.), ulin (eusideroxylon zwageri), bakau (rhizophora sp.), tancang (bruguiera sp.), cemara laut (casuarina equisetifolia), simpur (dillenia sp.), raflesia, anggrek, dll. Keanekaragaman satwa juga menjadi ciri khas TNK. Dari sekian banyak satwa, yang paling dikenal oleh masyarakat dan kalau datang ke TNK ingin melihatnya adalah orangutan dan burung enggang.

Sayangnya, kita tak mesti berjumpa kalau kesana. Beruntung, meski di puncak pohon yang cukup tinggi, pada saat rally kemarin saya dan beberapa peserta rally dapat menjumpai orang utan, meski teramat sulit untuk mengabadikannya. Tapi, tak palah, yang penting saya masih melihatnya. Kesimpulannya, meski sangat langka, mereka masih ada di TNK.

Tentang berbagai flora dan fauna tadi, sepanjang perjalanan terasa sangat menyenangkan karena kami dapat melihat kehidupan alam TNK dengan sangat dekat dan akrab. Dan, proses pengambilan gambar/foto pun tinggal pilih, mau berbagai jenis serangga, pepohonan, atau berbagai bunga yang tak kita jumpai di lingkungan sekitar, di TNK tinggal jepret, jepret, dan jepret…! Semuanya tampak indah!

Dilarang Membuang Sampah Pabrik

Tulisan itu ada dan berdiri tegak di beberapa sudut jalan yang kami lewati. Sebuah pengingat yang sangat wajar. Mengingat, sampah pabrik serupa plastik dan sejenisnya tentu sangat tidak bersahabat dengan alam. Akan tetapi, sepanjang perjalanan masih juga saya jumpai sampah berserakan, yang paling banyak adalah kemasan air mineral,soft drink, makanan ringan. Bahkan, ada sepatu yang jebol begitu saja ditinggalkan di jalan, habis manis sepah dibuang (kesian kan...? Sendirian di hutan). Tampak terserak di beberapa tempat, sungguh menggemaskan. Sampah yang saya jumpai bisa jadi sebagian sudah ada sebelum tim rally photo datang, bisa juga ‘peninggalan’ beberapa oknum peserta tim rally yang ‘alpa’, atau kemungkinan perpaduannya. Semoga lain kali tidak terulang lagi. Kasihan TNK, kasihan para polisi hutan yang harus memungutinya.

Tipsnya, sehabis minum atau makan, kemasan harus dimasukkan kembali ke tas/ransel. Kalu tidak begitu, misalnya terlalu penuh, jangan lupa membawa plastik yang kira-kira cukup menjadi wadah sampah kita. Insya-Allah TNK terjaga.

Ada Model di Tengan Hutan

Sudah sekitar lima jam saya dan beberapa teman berjalan, semakin lama semakin ngos-ngosan. Lagi capek-capeknya, ketika perjalanan menuju finish, tepatnya di bawah rumah pohon, ternyata ada makhluk cantik sedang berpose di bawah tangga. Suasanya riuh. Maklumlah, lagi capek, kemudian ada yang seger, langsung fresh lagi, hehe.... Apalagi hampir 90% peserta adalah kaum Adam, kebayang dong!

Angel namanya. Salah satu finalis Duta Wisata Kota Bontang, sengaja diajak serta oleh panitia khusus sesi pemotretan model di tengah alam TNK. Ya…, cukup berhasil membuat suasana semakin ‘renyah’. Eksis terus ya, Ngel..!

Ayo Cintai dan Selamatkan TNK

Kalau bukan kita, siapa lagi? Ayo kita wariskan TNK, salahsatu aset penting alam kita, kelak kepada anak-cucu agar mereka masih rasakan sejuknya udara, masih melihat dedaun melayang jatuh dari ranting ulin yang perkasa, masih mendengar cicit burung yang melenakan, dan masih melihat warna-warni kupu-kupu yang molek memsona.

Terima kasih buat panitia. Sukses buat teman-teman semua. Ayo ajak keluarga dan teman bertamsya ke TNK. Kapan lagi kita kesana? Abdul Hakim


Jumat, 04 September 2009

Duh..... Lama Banget Off Nulis

Menulis dan membaca adalah virus. Virus kategori khusus, sangat baik dan positif. Kalau sedang asyik, maka kita bisa membaca dan menulis secara kontinue. Sebaliknya, jika sudah terlanjur tidak melakukannya dalam waktu yang lama, waduh.... jadi nggak produktif, jadi susah memulainya kembali... Seperti yang menimpa diriku ini...

"Semangatttttttttttttt.....!!"

Sabtu, 09 Mei 2009

Bontang Juara Umum 2 FLS2N SMP/MTs se-Kaltim


Kontingen Bontang berhasil menjadi juara umum kedua pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional tingkat Provinsi kaltim 2009. Medali yang berhasil dibawa pulang oleh para siswa berjumlah 8 medali, yakni 3 emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Emas diraih oleh Warih Aji Pamungkas (SMP Yayayasan Pupuk Kaltim/YPK), Vokal Group (SMP Yayasan Vidya Dahana Patra-YPVDP), dan MTQ (SMPN 6 Terpadu). Perak diraih dari cabang lukis (Adinda-SMP YPK), Sari Tilawah (SMPN 2), Cipta Lagu (Karina Imas-SMP YPK), dan Tari (SMP YPVDP). Sedangkan, perunggu disumbangkan oleh Arin pada cabang solo vokal (SMP YPVDP). Acara dtersebut iselenggrakan di Kompleks Stadion Sempaja Samarinda, 4 s.d. 7 Mei 2009. Prestasi tersebut hanya berbeda 1 emas dengan juara umum, Samarinda.


Vokal Group dan MTQ akan mengikuti seleksi nasional di Yogyakarta pada tangal 1 s.d. 5 Juni 2009. Sedangkan cipta/baca puisi (Warih Aji Pamungkas) yang dilatih dan didampingi oleh Abdul Hakim (diriku, wekekek...) akan mengikuti seleksi nasional di Istana Cikeas Bogor pada Agustus mendatang. Semoga sukses. Amin.

Klub Bela Diri KK PKT Gelar Latihan-Olahraga Bersama


Kalau di daerah lain banyak terjadi gesekan antarklub bela diri, yang ujung-ujungnya terjadi pertikaian, lain lagi yang terjadi di lingkungan PKT. Sebelas klub bela diri dengan rata-rata anggotanya di atas seratus orang tergabung dalam Klub Bela Diri yang dikoordinir oleh Korps Karyawan PT Pupuk Kaltim (KK-PKT) Bontang. Meski di lingkungan PKT, bukan berarti para anggota klub tersebut eklusif dari PKT, tetapi terbuka untuk semua masyarakat yang bergabung.


Dalam acara Bincang Kita PKTV semalam (Jumat, 8 Mei 2009 pukul 19.30-20.30) yang saya pandu, M. Sahubari, Ketua Pelaksana dari KK PKT mengatakan bahwa pada Minggu, 10 Mei 2008 akan diadakan latihan/olahraga bersama di GOR PT PKT. Acara akan diawali dengan jalan sehat, setelah itu diadakan penampilan/atraksi setiap klub. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memupuk persaudaraan dan kebersamaan antarklub.


Dalam bincang-bincang semalam juga hadiri 9 wakil dari masing-masing klub, yakni Bonamin (PSHT), Agus Susanto (Kempo), Joko Priono (Tapak Suci), Ahmad Sofyan (Persinas ASAD), Kang Lijer (Tarung Drajat), Imam Juhari (Perisai Diri), Nursodo (Kyokushinkai), Bagyo Priyono (Inkai), dan Sudarno (Cempaka Putih).


Semua yang hadiri sepakat bahwa even seperti ini sangat perlu karena selain dapat menjalin silaturrahmi antarklub, juga dapat meningkatkan motivasi anggota untuk giat berlatih kembali.


Panitia mengundang masyarakat umum yang ingin menyaksikan acara tersebut untuk hadir di GOR PKT sekitar pukul 08.30. Yang berminat bergabung akan berkesempatan melihat secara langsung karakteristik masing-masing klub.

Minggu, 19 April 2009

Pelangi Bontang pada Suatu Senja



Dapat menikmati keajaiban alam adalah sebuah kenikmatan tersendiri. Munculnya benang raja (pelangi) misalnya, adalah salah satu momen yang istimewa. Langit serasa menjadi sebuah kanvas luas yang berlukis indah: warna-warni pelangi.


Seperti Sabtu, 18 April 2009 yang lalu, pada sebuah senja, tatkala gerimis sisa-sisa hujan masih turun, lengkung indah pelangi menghias jelas di langit Bontang. Bukan hanya satu, tapi ada bias pelangi yang lain yang warnanya lebih halus. Sangat indah.


Kami, saya-istri-anandaku, takjub. Kuhentikan laju kendaraan dan turun. Meski rintik hujan masih basah, demi pelangi indah itu, tak apalah. Kukeluarkan kamera yang selalu menemaniku dan...jepret....jepret.....


Alhamdulillah, Tuhan masih memberikun kesempatan memandangi dan menikmati pelangi indah di senja itu.. Sebuah fenomena alam yang berulang tetapi tetap mengagumkan.

Senin, 13 April 2009

Caleg Cari Dana

Minggu yang lalu saya baca berita dalam kolom kecil tentang caleg yang menghimpun dana dari para simpatisannya (konstituen) untuk keperluan pencalegannya (Kaltim Post, 5 April 2009). Saya pikir ini sesuatu yang luar biasa karena yang kita tahu biasanya caleg-lah yang bagi-bagi uang dalam rangka mendapatkan dukungan.

Inilah kisah caleg yang dicintai konstituennya, yaitu Mallika Sarabhai. Ketika sang calon mengedarkan keranjang di rumahnya, yaitu Ahmedabad India, penari terkenal tersebut mendapat sumbangan yang cukup lumayan. Sumbangan tersebut akan digunakannya dalam pemilu yang akan dilaksanakan pada 13 April sampai dengan 13 Mei 2009. Sumbangan tersebut menjadi cermin kepercayaan rakyat.

Kalau di Indonesia kan sebaliknya. Tapi, ya... tunggu aja, ntar kalau udah terpilih, dia akan mengambil gantinya dari uang rakyat (astaghfirullah...).

Seandainya mental kita seperti para pencinta Mallika, maka kita tidak bertemu dengan para caleg yang suka memberi dengan harapan mendapat imbalan, yaitu dipilih. Semoga kita, terutama para caleg, bisa belajar dari mereka.

Sabtu, 11 April 2009

Fabulous Award

Dalam tiga bulan ini, aku bener2 nggak aktif "menghidupi" blog sederhana ini... Berasa sayang banget, jadi nggak produktif. Tapi, nggak boleh keterusan. Ayo, semangat, semangat! Nulis lagi!

Hari ini baru mulai lagi. Alhamdulillah, salah satu sahabat ngasih support dalam bentuk award. Makasih buat Mas Adi... Sukses ya...!





Seperti biasa setiap award pasti ada aturannya, tapi jangan takut karena aturannya gampang banget dan dijamin ngga bikin pusing, ini dia aturannya:




Put the logo on your blog or post.
Nominate at least 10 blogs which you think are FABULOUS.
Be sure to link to your nominees within your post.
Let them know that they have received this award by commenting on their blog.
Share the love and link to this post and to the person from whom you received your award.

Sepuluh blogger kawan2/sahabat yang juga kubagi award ini adalah:

1. Perma Bakti
2. Truly Tisna Milasari
3. Else Liliani-UNY
4. Rurumahku-Elkaes
5. Dunia Nina
6. Ibnu Nugroho Bontang
7. Jordy Rumi Bontang
8. Efro (Hakim Junior)
9. Sentot Prasasto
10. drg. Ari

Jumat, 10 April 2009

Sesaat Sebelum Nyontreng Caleg




Emang seh, sama-sama repot: sedikit atau banyak pilihan tak membuat pemilih semakin mudah untuk memilih. Ini adalah beberapa gambar yang saya abadikan saat nyontreng. Para pemilih masih sibuk melihat nama-nama dan gambar caleg. Kemungkinan yang pertama, daripada menunggu-bengong, mending melihat-lihat foto caleg. Kedua, untuk memastikan kembali nama caleg atau partai yang akan dipilih. Dan, yang ketiga, dan ini jumlahnya juga banyak, mereka melihat karena masih masih bingung akan memilih yang mana......

Tampak juga dua anak yang duduk manis menunggu orang tuanya mengantri untuk mencontreng.

Pas Pemilu 2009 di Bontang


Pagi-pagi buru-buru mengantri untuk mencontreng di TPS karena pas jam 9-11 harus siaran live di PKTV. Ya, biasa, melaporkan peristiwa-peristiwa yang terjadi seputar pencontrengan di wilayah Bontang.

Untungnya, ada tamu yang diundang untuk diwawancarai, yaitu Bapak saleh Doman dari D Foxx Bontang dan Harman Thamrin (praktisi hukum dan mantan anggota KPU). Jadi, sambil menunggu laporan dari para rekan reporter, kami mengobrol soal pemilu: siapa yang bakal unggul, tentang caleg busuk, pemilih busuk, golput, dll. Ya, lumayan seru perbincangan kami.

Intinya:
Pertama, siapa pun yang terpilih merupakan represntasi dari masyarakat pemilih. Kalau misalnya ada caleg bagus tetapi tidak terpilih, sebaliknya yang terpilih malah yang biasa-biasa saja (untuk tidak mengatakan "di bawah standar"), maka ya begitulah potret masyarakat kita. Kemampuan mereka memilah dan memilih adalah cermin yang secara tidak langsung yang dapat kita lihat dari sang pemilih.

Kedua,berdasarkan pengalaman simulasi yang diadakan di berbagai daerah (dalam jumlah yang relatif kecil, maklum KPU-nya jumlahnya terbatas), terbukti bahwa banyak suara yang tidak sah karena sang pencontreng tidak seratus persen memahami mekanismenya. Akibatnya, banyak asumsi pada pemilu kali ini pun akan banyak suara yang tidak sah. terlebih, masih banyak masyarakat kita yang buta baca-tulis.

Ketiga, golput masih berjaya (kok....?). Diprediksi akan berada pada kisaran 30 s.d. 40%. Tentu banyak alasan yang melatarbelakangi, dari yang logis sampai yang latah tak jelas. Misalnya, seseorang tidak mau memilih karena beralasan: memilih atau tidak toh sama saja, tidak ada yang signifikan berubah; bingung karena terlalu banyak caleg (capek deh... banyak pilihan bingung, sedikit pilihan katanya kok pilihannya cuma itu, maunya gimana ya..??); ada juga yang malas-malasan tanpa alasan; malah banyak juga yang memanfaatkan hari rakyat tersebut sebagai hari berlibur. Jadinya, menu utamanya berlibur. Nyontreng menjadi nggak penting. Apalagi, kali ini sampai empat hari liburnya.. Berasa asyik buat berlibur, baik dalam kota maupun keluar kota, bahkan keluar provinsi. Tentu, alasan-alasan lainnya masih banyak.

Keempat, sosialisasi tentang pencontrengan menjadi lebih baik karena para caleg. Jadi, KPU layak berterima kasih kepada mereka. Para caleg ketika sedang turun ke masyarakat untuk menggalang dukungan rata-rata juga menyimulasikan cara menyontreng.

Kelima, masih banyak masyarakat pemilih memilih karena diberi sesuatu oleh para caleg, terutama pemberian berupa barang-barang (souvenir--serupa payung, kain, kaos, sarung, sembako, dll.). Tentang politik uang, meski tidak terekspos, pastinya masih menjadi tradisi yang jitu buat para caleg.

Dan............, masih bnayak lagi.....

Kamis, 09 April 2009

DPD KNPI Bontang: Talkshow Pemuda Menuju Parlemen




"Beri kesempatan kepada pemuda untuk melayani masyarakat", begitulah bunyi jargon yang terpampang besar di backdrop Talkshow Pemuda Menuju Parlemen yang digagas oleh DPD KNPI Kota Bontang dengan didukung Tribun Kaltim dan PKTV (Publik Katulistiwa Televisi). Acara tersebut diselenggarakan di Auditorium Pemkot Bontang pada Sabtu, 4 April 2008, lima hari sebelum pencontrengan.

Talkshow yang dibagi dalam dua sesi tersebut, yaitu pukul 09.00-12.15 dan 13.00-16.00, berlangsung meriah. Walikota Bontang, dr.H. Sofyan Hasdam, S.Ps. memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi acara tersebut. Tampak juga dalam deretan tamu undangan di antaranya Sekda Kota Bontang, Ir. H. Adi Darma, Asisten I Drs. H. Abd. Muis P., dll.

Elemen masyarakat yang hadir adalah para caleg muda dari berbagai parpol, partisan, masyarakat umu, dan para pelajar SMA usia pemilih.

Saya merasa excited sekali karena diberi kesempatan menjadi host/presenter dalam even tersebut. Maklumlah, ini acara pertama yang saya pandu setelah setahun kemarin saya terpaksa break dari aktivitas ini karena harus meninggalkan Bontang. Meski capek karena harus berdiri berjam-jam, tetapi terbayar karena acara berlangsung lancar, bahkan beberapa komentar positif langsung disampaikan audiens ke saya pasca-acara. Alhamdulillah...

Banyak hal menarik yang sempat saya catat dari dialog yang dihadiri caleg-caleg muda yang berjumlah 20 orang mewakili partai masing-masing. Ada beberapa partai yang tidak menghadirkan caleg muda mereka dengan berbagai alasan. Mulai dari kepadatan jadwal sampai pada kesimpulan panitia bahwa mereka tidak punya kesiapan yang mapan untuk tampil dan berdialog langsung dengan para panelis dan audiens yang hadir. Oh ya, mestinya ada empat panelis, tetapi salah satunya berhalangan hadir, yakni dari Tribun Kaltim-Samarinda. Tiga yang hadir adalah Saleh Doman (pemerhati politik - D Foxx), Harman Thamrin (DPD KNPI-praktisi hukum-mantan anggota KPU), dan Andi (Lembaga Survei Kaltim).

Beberapa hal di antara sekian banyak yang saya catat, antara lain:
1. Kemampuan mereka cenderung seragam, standar. Hal tersebut tampak dari cara dan konten jawaban mereka. Hanya beberapa dari mereka yang agak mapan secara emosional dan kemampuan.
2. Rata-rata mereka tidak menggunakan waktu secara efektif. Mereka tidak menggunakan waktu 3 menit untuk menyampaikan visi-misi dan fakta integritas (jaminan mutu saat nanti menduduki kursi DPR) dengan baik. Pembicaraan mereka masih bertbunga-bunga, istilah yang saya gunakan untuk menggantikan kata "mbulet". Hal yang sama juga terjadi saat mereka menjawab pertanyaan panelis. mereka tidak menjawab secara taktis, padahal waktu yang disediakan maksimal 3 menit.
3. Dari 20 caleg, hanya satu caleg (yaitu caleg DPD RI, Abriyanto Amin) yang menggagas tentang lingkungan sebagai salah satu hal yang diperjuangkan.

Akan tetapi, dengan segala kekurangan para caleg muda tersebut, saya tetap mengapresiasi, sebab mereka telah berani mencalonkan atau dicalonkan

Sabtu, 07 Maret 2009

Bontang PKT Vs Persela Berakhir 0-0

Meski Bontang PKT berharap besar akan memetik kemenangan dalam pertandingan di kandang sendiri semalam, Sabtu, 7 Maret 2009, ternyata sampai menit terakhir tak satu pun membobol gawang Laskar Joko tingkir, yaitu Persela. Padahal, banyak peluang bagi anak-anak asuhan Fachri Husaini itu untuk menjebol gawang lawan. Akan tetapi, pertahanan Persela begitu kuat untuk dipatahkan.

Permainan tim berjuluk Laskar Khatulistiwa tesebut mengecewakan para suporter yang membanjiri lapangan Mulawarman Bontang. Sebab, permainan mereka terbilang tidak bagitu bagus. Selain itu,secara umum, pertandingan semalam tidak begitu elegan. Banyak waktu terbuang, pertandingan terputus-putus oleh tindakan-tindakan kurang sportif, yaitu saling menjegal yang mengakibatkan pelanggaran secara berulang-ulang.

Seperti terdahulu, laga kali ini pun dibanjiri para LA Mania. Nuansa biru tampak dari ribuan suporter yang berbaur dari wilayah Kaltim, terutama Bontang, Sangatta, Samarinda,dan Balikpapan.

Langkah Bontang PKT semakin berat karena pada lanjutan Djarum Indonesia Super League (DISL) minggu depan, yakni pada 15 Maret 2009, akan tour maut ke Papua.

Ayo tetap semangat Bontang PKT!

Kamis, 08 Januari 2009

AS & Sekutu Akan Bertindak Atas Israel Kalau Palestina Sudah Hancur: "Film India Banget!

Gila!
Itu ucapan yang paling tepat buat Israel, si zionis yang BIADAB! Tak ada lagi sisi kemanusian di hati mereka. Begitu juga dg AS dan sekutunya, apa yang mampu dan telah mereka perbuat: NOL BESAR!

Seperti yang telah saya duga, Israel tidak akan mundur, tidak akan mengurungkan niatnya kalau hanya sekadar diperingatkan atau diajak berdamai. AS dan sekutunya semakin tampak sebagai serigala berbulu domba. Bagaimana tidak, ternyata mereka tak mampu berbuat 'lebih' untuk menghadap Israel. Mengapa? Mengapa?

Mungkin mereka menunggu kehancuran Palestina, lalau baru datang serupa para polisi India yang tergambar dalam film-film jadulnya: datang ketika perang telah usai; ketika nyawa telah melayang; datang tak lebih sebagai pecundang.

Tapi..., jadi ragu, mungkinkah As dan sekutunya akan bertindak atas Israel? Ehm, kayaknya nggak mungkin banget. Nggak mungkin! Sepertinya mereka mempunyai ketergantungan terselubung kepada Israel sehingga tak bergigi untuk menghadapinya. Ck..ck...

Ayo, ayo, tingkatkan solidaritas, galang kekuatan, mari doakan, semoga kehancuran berbalik arah untuk mereka yang tak punya hati.

Selasa, 30 Desember 2008

Untungnya Engkau Israel, Bukan Irak, Iran, atau Afghanistan

Dari hari ke hari drama kematian yang dimainkan oleh Israel atas Palestina terasa semakin mencekam. Dengan "gagah" dan pongah, mereka membombardir dengan buta mata, buta telinga, bahkan buta hati.

Jalur Gaza yang oleh PBB telah dinyatakan sebagai bagian wilayah Palestina masih juga ingin dilahapnya. Nyawa dan darah penduduk Palestina tak berarti apa-apa buat negara zionis Israel. Mengapa sepak terjangnya tak juga terhenti sampai detik ini? Padahal sadisme yang dilakukan mereka sungguh-sungguh sudah keterlaluan.

Bayangkan saja, andai kejahatan serupa dilakukan oleh negara-negara serupa Irak, Iran, atau afghanistan, maka para negara adikuasa langsung bertindak dengan mem'babibuta'. Bukan begitu? So pasti! Sejarah telah mencatatnya. Apalagi, George Bush, si aneh yang kapan hari aku kecewa karena sepasang sepatu tak mengenai wajahnya: sebenarnya hati dan otaknya terbuat dari apa???

Sudah saatnya Israel tidak sekadar mendapat kecaman keras dari negara-negara di dunia. akan tetapi diberikan tindakan yang tegas, berupa sanksi-sanksi yang setimpal. Sepertinya dia sadar bahwa negara-negara besar di dunia tak akan memberikan sanksi atau embargo kepadnya, makanya dia dengan semena-mena tetap menjalankan aksi-aksi sadisnya.

Bagi kita yang tak kuasa membela Palestina secara langsung, jangan lupa selalu mendoakan Palestina agar segera terbebas dari belenggu Israel. Sebaliknya, semoga Israel segera mendapat balasan yang besar dari Sang Pencipta, amiin.